Langkah 1
Putuskan slot yang akan di gunakan dan memasang chip SIMM di atasnya. baik SIMM maupun DIMM memiliki kunci sehingga memiliki 1 arah.
Langkah 2
Masukkan modul DIMM langsung ke dalam slot. modul SIMM di masukkan pada kemiringan dengan sudut 45 derajat.
Langkah 3
Untuk SIMM, putar dari posisi miring menuju posisi vertikal. Jangan memaksa, bila terjadi kesulitan, chip mungkin terbalik. putar dan coba kembali. Ketika SIMM telah vertikal, logam kecil atau plastik harus mengunci ( SNAP ) pada tempatnya, manakah posisi vertikal SIMM pada slot memori. Pada DIMM, cukup tutup tuas pada kedua sisi. Bila tuas tersebut tidak tertutup umumnya karena DIMM tidak masuk sesuai dengan arah slot atau terbalik. Pada kebanyakan case bila DIMM telah di masukkan dengan benar tuas akan mengunci pada posisinya tanpa perlu perlakuan lainnya.
Langkah 4
Ulangi langkah 1 hingga 3 untuk modul memori yang lainnya setelah selesai, pastikan bahwa setiap modul telah di pastikan dengan baik pada slot pada kedua sisinya.
catatan tentang komputer
Jumat, 28 November 2014
langkah langkah memasang CPU
Langkah 1
Pertama tama, matikan cip dan perhatikan pin pin nya untuk memastikan bahwa tidak ada yang rusak. Ke semua pin harus tetap mengarah keluar.
Langkah 2
Letakkan chip dengan menaruh pin 1 pada chip socket. perhatikan bahwa pin 1 pada chip tersebut selalu di tandai. Pada socket nya sendiri, pin 1 umumnya di kenali dari tarikan pada salah 1 sisi, angka "1" besar atau kadang panah pada motherboard yang menunjukkan pada sudut socket tertentu. sebagaimana biasanya pastikan dengan paduan tambahan. Luruskan pin 1 pada chip dengan pin 1 pada socket untuk memasang yang tepat. Luruskan pin 1 pada chip dengan pin 1 pada socket untuk pemasangan yang tepat.
Langkah 3
Setelah memasang chip, buka socket ZIF. Pindahkan tuasnya agak menjauh dari socket dari posisi awalnya dan mendirikan dalam posisi terbuka. sedikit hambatan saat angkat tuas tersebut adalah hal biasa. ketika sudah terangkat penuh, bagian atas socket ZIF akan bergeser.
Langkah 4
Dengan socket yang terbuka, kini adalah saatnya untuk memasukkan prosesor. luruskan pin 1 dengan arah yang telah di jelaskan pada langkah 2. masukkan chip prosesor ke dalam socket sehingga keseluruhan pin masuk ke dalam lubang yang sesuai.
Langkah 5
Periksa untuk memastikan tidak ada celah antara bagian bawah chip CPU dengan socket. bila terdapat celah, maka chip prosesor perlu di pasang ulang.
Langkah 6
Dorong tuas dengan hati hati ke bawah hingga posisi menutup.
Pertama tama, matikan cip dan perhatikan pin pin nya untuk memastikan bahwa tidak ada yang rusak. Ke semua pin harus tetap mengarah keluar.
Langkah 2
Letakkan chip dengan menaruh pin 1 pada chip socket. perhatikan bahwa pin 1 pada chip tersebut selalu di tandai. Pada socket nya sendiri, pin 1 umumnya di kenali dari tarikan pada salah 1 sisi, angka "1" besar atau kadang panah pada motherboard yang menunjukkan pada sudut socket tertentu. sebagaimana biasanya pastikan dengan paduan tambahan. Luruskan pin 1 pada chip dengan pin 1 pada socket untuk memasang yang tepat. Luruskan pin 1 pada chip dengan pin 1 pada socket untuk pemasangan yang tepat.
Langkah 3
Setelah memasang chip, buka socket ZIF. Pindahkan tuasnya agak menjauh dari socket dari posisi awalnya dan mendirikan dalam posisi terbuka. sedikit hambatan saat angkat tuas tersebut adalah hal biasa. ketika sudah terangkat penuh, bagian atas socket ZIF akan bergeser.
Langkah 4
Dengan socket yang terbuka, kini adalah saatnya untuk memasukkan prosesor. luruskan pin 1 dengan arah yang telah di jelaskan pada langkah 2. masukkan chip prosesor ke dalam socket sehingga keseluruhan pin masuk ke dalam lubang yang sesuai.
Langkah 5
Periksa untuk memastikan tidak ada celah antara bagian bawah chip CPU dengan socket. bila terdapat celah, maka chip prosesor perlu di pasang ulang.
Langkah 6
Dorong tuas dengan hati hati ke bawah hingga posisi menutup.
Kamis, 27 November 2014
fungsi dari inventasi peralatan dan bahan
inventarisasi adalah kegiatan melaksanakan pengurusan, penyelenggaraan, pengaturan, pencatatan, dan pendaftaran barang inventarisasi atau hak milik. inventarisasi mengacu pada persediaan barang daya yang di gunakan dalam sebuah organisasi yang dapat berbentuk sebagai berikut:
1) Bahan Mentah
2)Pekerjaan dalam proses
3) Bahan Jadi
4) Suku Cadang Komponen
1) Bahan Mentah
2)Pekerjaan dalam proses
3) Bahan Jadi
4) Suku Cadang Komponen
Langganan:
Postingan (Atom)